Kata-kata tersebut diucapkan oleh arai, sahabat dari pengarang buku Laskar Pelangi (Andrea Hirata). Kata-kata diatas bukan hanya sekedar kata-kata mutiara, melainkan sebuah fakta. Beberapa hari yang lalu saya melihat tayangan Kick Andy di Metro TV. Disitu andy mengundang orang-orang yang menurut saya adalah orang yang luar biasa. Ada tiga orang, sebut saja bapak A, ibu B, dan bapak C (lupa namanya, hehe,,). Ketiga orang tersebut telah keliling Indonesia dengan cara mereka sendiri, dari pesawat gantole hingga kursi roda. Mari kita baca ringkasan di bawah :
1. Bapak C keliling Indonesia dengan menggunakan pesawat gantole. Dengan didukung pemerintah untuk peringatan 100 tahun kebangkitan indonesia beliau keliling indonesia dari sabang sampai merauke. Di setiap pulau yang ia kunjungi, ia selalu mendapat sambutan yang ramah. Tantangan terbesar adalah ketika ia akan ke timika, papua. Disana sedang terjadi badai yang kencang. Tapi dengan tekad yang kuat, beliau mampu sampai ke timika sampai ia mendapat julukan “Dewa Udara”. Saat ini beliau bersama teman-temannya bertekad mendirikan Rumah Sakit khusus Gawat Darurat (Semoga berhasil,,,)
2. Ibu B lebih sangar daripada bapak C. Ibu-ibu ini hobinya adalah otak-atik otomotif. Dengan berbekal vespa, beliau keliling Indonesia!! Lho, tidurnya dimana?? Ternyata ibu-ibu ini tidurnya di pom bensin! (Macho banget ya?). Bahkan, selain Indonesia, beliau telah mengarungi Singapura dan Malaysia dengan sang vespa tercinta (katanya vespa adalah suami ke-duanya)! Selain dengan vespa, beliau juga pernah keliling Indonesia dengan motor matic.
Ibu ini berencana pada tahun 2009 nanti akan ke arab dengan vespa. Di daerah arab (entah tepatnya dimana, lupa juga), ada suatu museum yang didalamnya terdapat sepeda-sepeda milik orang-orang sedunia yang ke museum tersebut dengan sepeda. Jadi beliau berniat akan menyumbangkan vespanya ke museum tersebut (baca : mengibarkan bendera Indonesia). Kita doakan saja berhasil.
3. Yang paling saya kagumi adalah bapak A. Beliau keliling Indonesia dengan kursi roda!! Kaki beliau telah diamputasi kedua-duanya. Beliau bertekad bahwa orang yang cacat juga dapat melakukan apapun asal ada tekad dan semangat. Ada yang unik dari si bapak, yaitu di kursi rodanya dipasang bendera Indonesia. Bendera inilah yang membuat beliau bisa bertemu dengan pak presiden SBY (apa tas kuliah dipasang bendera aja yak?). Beliau jalan-jalan keliling Indonesia dengan membantu warga yang dialui dan diberi uang oleh orang-orang.
Keren kan ke-tiga orang tersebut? Selain ke-tiga orang diatas, masih banyak bukti-bukti lain yang membuktikan mimpi yang kuat disertai usaha yang keras akan membuat mimpi tersebut menjadi nyata. Karena itu marilah kita bermimpi, karena Tuhan akan memeluk mimpi tersebut
DIarsipkan di bawah: Curhat, Mimpi | Ditandai: Motivasi dan Mimpi











mau ikoooooooooooooooooot…
naek sepeda brp lama yah??
hmmmmm… :mikir2:
huwah, keburu tuwir bu…
backpacking yuk lam…
@ Rulez
hayu hayu!! tapi kemana?
Walah, timika dah lewat Pluc, hohoho…